Menristekdikti Resmikan STKIP Modern Ngawi

Jum’at 30 Maret 2018 Menteri Riset, Tehnologi Dan Pendidikan Tinggi Prof. H. Muhammad Nasir, Ph. D.,ak  melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Ngawi dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan gedung Institut Agama Islam ( IAI ) Ngawi sekaligus meresmikan   Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP ) Modern yang kemudian di lanjutkan  dengan acara sarasehan pendidikan yang di laksanakan di Gedung Eka Kapti.Hadir dalam acara tersebut  Bupati Ngawi beserta Jajaran, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  ( DPRD ) Kabupaten Ngawi, Perwakilan Kodim, Perwakilan Polres, serta para undangan.

Di sela – sela sambutanya yang bertema Memperkuat Pendidikan Dan Kepemimpinan Intelektual Berwawasan Kebangsaan Di Jawa Timur Menristekdikti mengatakan bahwa ilmu dan tehnologi sangat penting untuk kehidupan manusia “  perkembangan dunia tehnologi sangat cepat . Kalo kita lihat China adalah salah satu negara yang punya kemampuan dalam beradaptasi dengan tehnologi tinggi. Jadi  Jangan sampai kita ketinggalan  dengan negara lain dan itu menjadi tanggung jawab kita bersama. Tehnologi sangat penting bagi kehidupan manusia, tapi ingat bahwa sebuah kemajuan jangan sampai membuat kita lupa akan identitas atau jati diri “ Terangnya di depan siswa – siswi serta mahasiwa yang jumlahnya sekitar 700 orang.

Lebih lanjut dikatakan bahwa anak – anak berprestasi jangan sampai tidak bisa melanjutkan kuliah karena pemerintah menyediakan anggaran yang besar untuk bidang pendidikan.

 “ Kalo ada anak yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena tidak ada biaya tetapi diterima di perguruan tinggi negeri, Laporkan saya. Nanti akan saya beri bea siswa . Pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk biaya kuliah bagi anak yang tidak mampu, “ tegas mantan Rektor Universitas Diponegoro yang lahir di Desa Jambangan, Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi , Jawa Timur.

Terkait dengan pesatnya perkembangan tehnologi yang bisa menjadi Bumerang menurut Menristekdikti tidak perlu dikawatirkan. “ Intelegensi Artificial ( Kecerdasan Buatan ) itu tidak perlu di takutkan  selama kita berada dijalur riset yang benar. Jadi jangan pernah ragu dengan tehnologi karena kemajuan sebuah negara dapat dilihat dari seberapa modern tehnologi yang berkembang. Jadi riset harus tetap jalan tetapi juga harus tahu  batasanya. “ Jawabnya ketika OPOSISI menanyakan Statement Stephen William Hawkins  tentang bahaya Intelegent Artificial.

Di temui dalam  acara yang sama, Istamar, M. Pd. Pendiri / Ketua yayasan STKIP Modern Ngawi yang baru saja diresmikan oleh Menristekdikti memiliki cukup banyak  mahasiswa. Hal itu tentu menjadi Indicator positif  “ Sejak berdirinya STKIP tahun 2014 sampai sekarang sudah memiliki sekitar 500 mahasiswa.  Hal ini mengindikasikan bahwa antuisme dari masyarakat untuk mendaftar di STKIP Modern Ngawi cukup tinggi.  Dan kami sebagai pengurus akan terus berinovasi agar kwalitas yang dihasilkan nantinya benar – benar mampu bersaing dalam ketatnya kompetisi “

Sebagaimana diketahui STKIP Modern Ngawi yang beralamat di Jl. Ir. Soekarno Ring Road Barat, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi,  saat ini mempunyai program study SI  Pendidikan Guru Sekolah Dasar ( PGSD ), Pendidikan  Jasmani  Kesehatan dan Rekreasi  (PENJASKESREK ),Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ), Matematika dan IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam ) . ( RYS/retp )

Comments (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *