KKN Tematik STKIP Modern Ngawi di Desa Ngale Kabupaten Ngawi “Optimalisasi Pembelajaran Peserta Didik di Desa Ngale Pada Saat Transisi New Normal”

Mahasiswa STKIP Modern Ngawi melaksanakan KKN Tematik di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Mahasiswa juga memberikan program dengan tema,”Optimalisasi Pembelajaran Peserta Didik  di Desa Ngale Pada Saat Transisi New Normal” Salah satunya adalah kegiatan Relawan bimbingan belajar, pembagian face shield,dan pembagian masker.

KKN tematik STKIP Modern Ngawi ini didukung oleh perangkat desa, dan masyarakat yang ada di sekitar desa Ngale,

Kegiatan relawan bimbingan belajar secara langsung kepada para siswa guna meningkatkan motivasi belajar terhadap anak. Bimbingan belajar ini juga membantu anak-anak yang mengalami kesulitan belajar dan kurang pemahaman materi. Sasaran kegiatan bimbingan belajar adalah siswa tingkat dasar. Dilaksanakan dengan metode tatap muka. Untuk metode  tatap muka dibentuk kelompok-kelompok  kecil maksimal 5 anak dalam satu kelompoknya, pelaksanaannya 3 kali. Dengan mematuhi protokol kesehatan seperti cuci tangan, memakai masker, dan juga menjaga jarak.

Metode pemberian face shield yang dilakukan secara langsung kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan bimbingan belajar. Guna untuk mencegah penularan virus sebagai pelengkap masker bukan untuk mengantikan, karena face shield tidak benar-benar menutupi hidung dan mulut.

Kegiatan memberikan masker yang dilakukan oleh mahasiswa KKN kepada masyarakat Desa Ngale, kegiatan pembagian masker dilakukan dengan metode secara langsung yaitu memberikan kepada warga yang berada di lingkungan Desa Ngale bertujuan untuk mencegah penuluran Covid-19.

Dengan adanya kegiatan KKN dari STKIP Modern Ngawi, semoga bisa membantu mengedukasi masyarakat tentang dampak dan bahaya dari Covid-19, membantu masyrakat menerapkan himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan yang disampaikan pemerintah tentang cuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Kegiatan kali ini tidak untuk membantu mengedukasi dan menghimbau masyarakat  saja, tetapi juga membantu mengajar untuk meringankan permasalahan anak-anak yang kesulitan dalam pembelajaran daring agar tidak ketingalan pemebelajaran dan memperkuat pemahaman materi yang belum paham. Diharapkan dengan kegiatan ini, anak-anak bisa lebih semangat belajar dan tetap menjaga kesehatan terutama imunitas tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
Artikel ini telah dilihat : 85 kali.